KLIK PLAY UNTUK MULAI NONTON CHANEL KESAYANGAN ANDA

Dibuang Persebaya, Divaldo Diincar Empat Negara


SURABAYA - Manajemen Persebaya resmi menunjuk asisten pelatih Ibnu Grahan menjadi pelatih kepala musim 2012-2013 mendatang. Itu artinya, pelatih yang musim lalu mengantar Andik Vermansyah dkk meraih posisi runner up pentas EPL dan pentas laga persahabatan Internasional, Divaldo Alves resmi dibuang. Bagi Divaldo, meski dibuang, kini ada sejumlah klub dari empat negera yang berebut keahliannya.

Prestasi Divaldo selama satu musim di Persebaya memang tidak terlalu mengecewakan, meski ia gagal membawa Bajul Ijo meraih gelar di musim perdanya. Ia berhasil mengibarlkan bendera Persebaya di ajang internasional, misalnya saja, berhasil membungkam dua tim asal Malaysia yakni Kelantan FA dan Negeri Sembilan, kemenangan atas dua tim asal negeri Jiran itu sedikit mengobati rasa keceawa masyarakat Indonesia karena timnas kita tidak mampu bersaing dengan Malaysia.

Ampuhnya racikan strategi Divaldo semakin menawan kala Persebaya mampu bersaing dengan tim peserta kompetisi terbaik dunia, Liga Inggris yakni Queens Park Rangers (QPR). Berkat strateginya, Persebaya hanya kalah tipis 1-2. Tidak salah jika ia menjadi rebutan. "Sekarang masih proses negosiasi. Ada klub dari Malaysia, ada Angola, ada Arabi, dan ada Indonesia. Keputusannya paling lambat akhir September," ungkap Divaldo Alves.

Meski banyak negera yang menginginkannya, tapi ia secara terus terang lebih memperioritaskan kembali melatih klub Indonesia. Sebab katanya, atmosfer sepakbola Indonesia telah memberikan ia semangat. "Maaf, masalah klubnya apa, itu masih rahasia. Yang jelas, saya rindu Indonesia," Tambah Divaldo yang kini masih menikmati liburan di Lisabon itu.

Bagi Persebaya, salah satu alasan mengapa tidak memperpanjang kontrak pelatih asal Portugal itu semata-mata karena Bajul Ijo ingin mempunyai pelatih asli Surabaya. Untuk itu ditunjuklah Ibu Grahan yang selama ini menduduki jabatan asisten pelatih. Ibu Grahan ditunjuk langsung oleh Chief Executive Officer (CEO) Persebaya 1927 musim 2011-2012, Gede Widiade.

Saat dikonfirmasi, Ibnu Grahan membenarkan bahwa dirinya memang dipercaya menangani Erol Iba dkk musim depan. “Ya memang ada pembicaran. Kalau ditanya siap atau tidak, saya pasti akan menjawab siap. Sebab, selama tiga setengah  musim terakhir, saya sudah menjadi asisten pelatih Persebaya” tegas Ibnu Grahan.
Namun yang menjadi pertanyaan, apakah pengangkatan Ibnu Grahan itu sah? Sebab orang yang mengangkat Ibnu yakni Gede saat ini belum resmi diangkat kembali oleh Persebaya untuk menduduki CEO musim depan. Saat dikonfirmasi mengenai status Gede ke Direktur PT Persebaya Indonesia (PI), Cholid Goromah mengatakan, ia mengaku Surat Keputusan (SK) yang mengesahkan penunjukan Gede sebagai CEO, belum turun. "Belum," ucap Cholid singkat.

Keputusan itu juga semakin menegaskan desas-desus bahwa Persebaya tidak akan lagi menggunakan konsorsium. Sebab ketika dikonformasi, Dito Arif, marketing Persebaya mengaku tidak tahu bahwa Persebaya sudah mengangkat Ibnu.  “Loh, masa? Saya tidak tahu,” kata Dito.

Menurutnya, dari pihak pengelola, belum ada pembicaraan mengenai masalah tim sebelum evaluasi musim ini selesai. Rencananya, dalam waktu dekat akan dilakukan audit keuangan oleh auditor asal Jakarta. "Belum denger. Lusa kemarin saya ketemu Pak Dityo (Dityo Pramono, Direktur PT Penglola Persebaya). Belum ada info apa-apa, terangnya.

Artikel Terkait Lainnya :



Berita lain category ini »
 
Template by: SUNANDI | RINDI-TV